Rabu, 18 Juli 2018

VLOG UAS INDIVIDU TAMAN SAFARI INDONESIA II.


Artikel Project 4 - Taman Safari Indonesia II Prigen - Business Practice 4


Taman Safari Indonesia II Prigen Pasuruan
Assalamuallaikum wr.wb 
Haloo sahabat, kali ini saya akan mereview tentang project 4 alias project terakhir dari rangkaian aktivitas mata kuliah Business Practice 4 di Kampus tercinta kami Perguruan Tinggi Asia Malang (STMIK / STIE Asia Malang). Di Project 4 ini saya bersama dengan teman-teman satu angkatan melakukan kunjungan ke Taman Safari Indonesia  II yang berada di Prigen, Pasuruan, Jawa Timur. Yuk langsung saja simak hasil review saya ..

Saya bersama rombongan berangkat dari Kampus kami pukul 07:00 pagi dan sampai ke Taman Safari Prigen sekitar pukul setengah 10. Kemudian kami mendapatkan materi dari HRD, Kepala Marketing dan Ketua Pengelola Satwa dari Taman Safari Indonesia II Prigen. Sebelum membahas lebih lanjut Taman Safari ini berlokasi di lereng Gunung Arjuna, Desa Jatirejo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Propinsi Jawa Timur, Pulau Jawa, Indonesia. Taman Safari Indonesia II (TSI II) di Prigen ini sering juga disebut dengan nama Taman Safari Prigen, taman ini mulai beroperasi pada tahun 1997 serta menempati areal seluas 340 Ha, berada pada ketinggian antara 800 sampai 1.500 dpl dan berhawa sejuk, sebelum membahas yang lain terlebih dahulu kita ketahui sejarah singkat berdirinya Taman Safarii Indonesia II adalah sebagai berikut :
1.             Taman Safari Indonesia (TSI) Group adalah Group Corporate besar yang dikenal di dunia konservasi dan Rekreasi alam di Indonesia, cikal bakal TSI Group berawal dari Oriental Circus Indonesia yang didirikan oleh Bapak Hadi Manansang pada tahun 1967, seiring dengan berjalannya waktu beliau juga mendirikan sebuah Hotel di kawasan Puncak Bogor pada tahun 1979 yang saat ini dikenal sebagai Royal Safari Garden Resort and Convention.
2.             Sebagian lahannya digunakan sebagai pusat pelatihan gajah. Oleh 3 orang putranya pada tahun 1986, masih dikawasan Puncak tepatnya di perkebunan Teh yang sudah tidak produktif dibangunlah Taman Safari Indonesia I Cisarua, didirikan sebagai Taman konservasi alam liar dan rekreasi pertama di Indonesia dan ditetapkan sebagai Obyek wisata nasional oleh Menteri Pariwisata, pos dan telekomunikasi dan masuk ke dalam Pusat pemuliaan spesies terancam punah di Indonesia oleh Menteri Kehutanan pada 16 Maret 1990.
3.              Melanjutkan kisah sukses Taman Safari Indonesia I Cisarua , Taman Safari Indonesia II Prigen, didirikan pada tahun 1997 di lereng Gunung Arjuno, meliputi sekitar 350 hektar dan menjadi Taman Safari terbesar di Indonesia. Tahun 1998 sebuah unit bisnis baru yang melihat peluang dari antusias pengunjung yang ingin memiliki kenang-kenangan sepulang dari wisata Di Taman Safari maka didirikanlah Safari Wonders yang mewujudkan keinginan para pengunjung taman safari untuk membawa kenangan wisata mereka kerumah.
4.             Pada tahun 2007, Taman Safari Indonesia III yang lebih dikenal sebagai Bali Safari & Marine Park didirikan di Gianyar, Bali, yang bertujuan untuk menarik klien domestik dan internasional pasar pariwisata di Bali yang menempati lahan seluas 40 Ha.
5.             Kemudian pada tahun 2010, Taman Safari Indonesia IV didirikan sebagai pusat konservasi lumba-lumba di Batang, Jawa Tengah yang lebih dikenal dengan nama Batang Dolphin Centre sebagai salah satu tujuan wisata terbaik di Jawa Tengah. Hari ini, Taman Safari Indonesia Group dikenal dengan komitmennya untuk melanjutkan usaha yang menjadi Taman konservasi, edukasi dan rekreasi yang diakui bertaraf nasional dan Internasional.

Kemudian Taman Safari Indonesia II ini memiliki 4 pilar yaitu:
1.             Edukasi
Pendidikan merupakan kegiatana inti dan nilai penting dari Taman Safari Indonesia. Taman Safari berusaha untuk mendidik generasi muda untuk menjaga dunia indah ini dan semua margasatwa yang aman. Metode pendidikan yang dibuat untuk menginspirasi generasi muda untuk mencintai semua Margasawta dan untuk melestarikan dan memelihara lingkungan alam bumi mereka. Di Taman Safari Indonesia ini pengalaman dari kami bahwa anak-anak mencintai dan menikmati sensasi interaksi dengan binatang.
2.             Penelitian
Taman Safari Indonesia saat ini memainkan peran penting sebagai fasilitas penelitian unyuk ahli bologi dan siswa mereka untuk berdedikasi, mampu melakukan riset mereka dalam pelestarian dan kesejahteraan semua binatang. Tim peneliti yang berdedikasi mengamati dan berinteraksi dengan hewan yang membantu untuk mengenali dan menghindari kepunahan spesies, melalui keberhasilan berkembang biak dan menciptakan habitat individu yang sehat. Tim peneliti melakukan riset pada berbagai spesies langka untuk sepenuhnya memahami keunikan mereka dan merumuskan cara efektif untuk meletarikan spesies terancam punah ini.
3.             Konservasi
Generasi mendatang, anak kita dan cucu kita mungkin tidak pernah lagi melihat harimau Sumatera, Gajah Sumatera, badak Jawa, Cape Lion, Atlas beruang, Gazelle merah, dan banyak lagi. Hari ini, ribuan jenis spesie berbeda berada dalam bahaya kepunahan. Taman Safari Indonesia menjadi situs conservational kelas dunia terbesar di Asia Tenggara, harus memainkan peran lebih besar dalam melaestarikan berbagai spesien yang didedikasikan untuk generasi masa depan kita. Di Taman Safari Indonesia, pengunjung dan keluarga dapat bermain dan berinteraksi dengan hewan kami dalam suasana yang nyaman, aman dan terkendali. Anda akan menyukai mereka semua.
4.             Rekreasi
Taman Safari Indonesia menyediakan kegiatan rekreasi dan taan atraksi untuk menumbuhkan kepercayaan pendidikan keterlibatan antara orang-orang dan satwa liar yang menyenangkan. Taman Safari menyediakan banyak atraksi dan kegiatan untuk pribadi, keluarga, komunitas perumahan dan perusahaan. Menyenangkan bagi seluruh keluarga, Taman Safari Indonesia adalah hari yang tepat untuk pendidikan, kesenangandan kegembiraan. Taman Safari Indonesia terbuka untuk para turis.

Taman Safari Indonesia II Prigen Pasuruan ini memiliki koleksi satwa lebih dari 250 spesies yang jumlahnya lebih dari 2000 ekor yang merupakan satwa mulai dari jenis Mamalia, Burung, Reptil, Ikan dan Amphibi yang berasal dari Amerika, Eropa, Afrika, Asia, Austrlia dan Indonesia. Pemasaran dari Taman Safari Prigen ini telah menggunakan sosial media jadi banyak pengunjung yang datang karena merasa tertarik dengan harga serta fasilitas yang ditawarkan Taman Safari ini. Di taman safari prigen ini pemanfaatan kotoran satwa juga dilakukan untuk menambah pendapatan yang bisa digunakan untuk membeli vitamin untuk satwa. Salah satu pemanfaatan kotoran satwa yaitu kotoran gajah yang dijadikan biogas, dioleh menjadi papan partikel yang dapat dimanfaatkan untuk membuat furnitur dengan bekerja sama dengan pabrik pembuat furnitur. Selain itu, taman safari ini juga mendukung program pemerintah dalam pengembangbiakan jaliteng, yang merupakan perpaduan antara sapi bali dan banteng yang jika dijual akan memilik harga yang lebih banyak dari sapi lokal

Seteleh menerima materi, saya berserta rombongan kemudian melakukan tour keliling taman safari untuk melihat koleksi satwa yang ada disana. Kemudian setelah makan siang dan sholat kami menikmati berbagai pertunjukkan mulai dari Bird Show, Dog Show, Tiger Show serta yang terakhir adalah Temple of Terror. Keseluruhan acara berakhir pukul 17:00, dan kami semua bersiap untuk kembali ke Malang. Kami sampai di kampus dengan selamat sekitar pukul 19:00.

Demikian review saya dari rangkaian kegiatan project 4 kunjungan ke Taman Safari Indonesia II Prigen ini, semoga semua ilmu dan pengetahuan yang saya dapatkan selama perkuliahan Business Pratice 4 ini bisa bermanfaat untuk kedepannya. Aamiin.


Untuk vlog pribadi saya di Taman Safari Indonesia II ini bisa dilihat di :

Jangan lupa kunjungan website kampus kami di www.asia.ac.id
Terimakasih sahabat.. Assalamuallaikum wr.wb

Ini hasil dokumentasi selama kunjungan di Taman Safari Indonesia II Prigen


#kampuskeren

#bp
#businesspractice
#stieasia




Sabtu, 14 Juli 2018

VLOG KELOMPOK TAMAN SAFARI INDONESIA II.


Artikel Project 4 - Taman Safari Indonesia II Prigen - Business Practice 4




Taman Safari Indonesia II Prigen Pasuruan
Assalamuallaikum wr.wb 

Haloo sahabat, kali ini saya akan mereview tentang project 4 alias project terakhir dari rangkaian aktivitas mata kuliah Business Practice 4 di Kampus tercinta kami Perguruan Tinggi Asia Malang (STMIK / STIE Asia Malang). Di Project 4 ini saya bersama dengan teman-teman satu angkatan melakukan kunjungan ke Taman Safari Indonesia  II yang berada di Prigen, Pasuruan, Jawa Timur. Yuk langsung saja simak hasil review saya ..



Saya bersama rombongan berangkat dari Kampus kami pukul 07:00 pagi dan sampai ke Taman Safari Prigen sekitar pukul setengah 10. Kemudian kami mendapatkan materi dari HRD, Kepala Marketing dan Ketua Pengelola Satwa dari Taman Safari Indonesia II Prigen. Sebelum membahas lebih lanjut Taman Safari ini berlokasi di lereng Gunung Arjuna, Desa Jatirejo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Propinsi Jawa Timur, Pulau Jawa, Indonesia. Taman Safari Indonesia II (TSI II) di Prigen ini sering juga disebut dengan nama Taman Safari Prigen, taman ini mulai beroperasi pada tahun 1997 serta menempati areal seluas 340 Ha, berada pada ketinggian antara 800 sampai 1.500 dpl dan berhawa sejuk, sebelum membahas yang lain terlebih dahulu kita ketahui sejarah singkat berdirinya Taman Safarii Indonesia II adalah sebagai berikut :
1.             Taman Safari Indonesia (TSI) Group adalah Group Corporate besar yang dikenal di dunia konservasi dan Rekreasi alam di Indonesia, cikal bakal TSI Group berawal dari Oriental Circus Indonesia yang didirikan oleh Bapak Hadi Manansang pada tahun 1967, seiring dengan berjalannya waktu beliau juga mendirikan sebuah Hotel di kawasan Puncak Bogor pada tahun 1979 yang saat ini dikenal sebagai Royal Safari Garden Resort and Convention.
2.             Sebagian lahannya digunakan sebagai pusat pelatihan gajah. Oleh 3 orang putranya pada tahun 1986, masih dikawasan Puncak tepatnya di perkebunan Teh yang sudah tidak produktif dibangunlah Taman Safari Indonesia I Cisarua, didirikan sebagai Taman konservasi alam liar dan rekreasi pertama di Indonesia dan ditetapkan sebagai Obyek wisata nasional oleh Menteri Pariwisata, pos dan telekomunikasi dan masuk ke dalam Pusat pemuliaan spesies terancam punah di Indonesia oleh Menteri Kehutanan pada 16 Maret 1990.
3.              Melanjutkan kisah sukses Taman Safari Indonesia I Cisarua , Taman Safari Indonesia II Prigen, didirikan pada tahun 1997 di lereng Gunung Arjuno, meliputi sekitar 350 hektar dan menjadi Taman Safari terbesar di Indonesia. Tahun 1998 sebuah unit bisnis baru yang melihat peluang dari antusias pengunjung yang ingin memiliki kenang-kenangan sepulang dari wisata Di Taman Safari maka didirikanlah Safari Wonders yang mewujudkan keinginan para pengunjung taman safari untuk membawa kenangan wisata mereka kerumah.
4.             Pada tahun 2007, Taman Safari Indonesia III yang lebih dikenal sebagai Bali Safari & Marine Park didirikan di Gianyar, Bali, yang bertujuan untuk menarik klien domestik dan internasional pasar pariwisata di Bali yang menempati lahan seluas 40 Ha.
5.             Kemudian pada tahun 2010, Taman Safari Indonesia IV didirikan sebagai pusat konservasi lumba-lumba di Batang, Jawa Tengah yang lebih dikenal dengan nama Batang Dolphin Centre sebagai salah satu tujuan wisata terbaik di Jawa Tengah. Hari ini, Taman Safari Indonesia Group dikenal dengan komitmennya untuk melanjutkan usaha yang menjadi Taman konservasi, edukasi dan rekreasi yang diakui bertaraf nasional dan Internasional.

Kemudian Taman Safari Indonesia II ini memiliki 4 pilar yaitu:
1.             Edukasi
Pendidikan merupakan kegiatana inti dan nilai penting dari Taman Safari Indonesia. Taman Safari berusaha untuk mendidik generasi muda untuk menjaga dunia indah ini dan semua margasatwa yang aman. Metode pendidikan yang dibuat untuk menginspirasi generasi muda untuk mencintai semua Margasawta dan untuk melestarikan dan memelihara lingkungan alam bumi mereka. Di Taman Safari Indonesia ini pengalaman dari kami bahwa anak-anak mencintai dan menikmati sensasi interaksi dengan binatang.
2.             Penelitian
Taman Safari Indonesia saat ini memainkan peran penting sebagai fasilitas penelitian unyuk ahli bologi dan siswa mereka untuk berdedikasi, mampu melakukan riset mereka dalam pelestarian dan kesejahteraan semua binatang. Tim peneliti yang berdedikasi mengamati dan berinteraksi dengan hewan yang membantu untuk mengenali dan menghindari kepunahan spesies, melalui keberhasilan berkembang biak dan menciptakan habitat individu yang sehat. Tim peneliti melakukan riset pada berbagai spesies langka untuk sepenuhnya memahami keunikan mereka dan merumuskan cara efektif untuk meletarikan spesies terancam punah ini.
3.             Konservasi
Generasi mendatang, anak kita dan cucu kita mungkin tidak pernah lagi melihat harimau Sumatera, Gajah Sumatera, badak Jawa, Cape Lion, Atlas beruang, Gazelle merah, dan banyak lagi. Hari ini, ribuan jenis spesie berbeda berada dalam bahaya kepunahan. Taman Safari Indonesia menjadi situs conservational kelas dunia terbesar di Asia Tenggara, harus memainkan peran lebih besar dalam melaestarikan berbagai spesien yang didedikasikan untuk generasi masa depan kita. Di Taman Safari Indonesia, pengunjung dan keluarga dapat bermain dan berinteraksi dengan hewan kami dalam suasana yang nyaman, aman dan terkendali. Anda akan menyukai mereka semua.
4.             Rekreasi
Taman Safari Indonesia menyediakan kegiatan rekreasi dan taan atraksi untuk menumbuhkan kepercayaan pendidikan keterlibatan antara orang-orang dan satwa liar yang menyenangkan. Taman Safari menyediakan banyak atraksi dan kegiatan untuk pribadi, keluarga, komunitas perumahan dan perusahaan. Menyenangkan bagi seluruh keluarga, Taman Safari Indonesia adalah hari yang tepat untuk pendidikan, kesenangandan kegembiraan. Taman Safari Indonesia terbuka untuk para turis.

Taman Safari Indonesia II Prigen Pasuruan ini memiliki koleksi satwa lebih dari 250 spesies yang jumlahnya lebih dari 2000 ekor yang merupakan satwa mulai dari jenis Mamalia, Burung, Reptil, Ikan dan Amphibi yang berasal dari Amerika, Eropa, Afrika, Asia, Austrlia dan Indonesia. Pemasaran dari Taman Safari Prigen ini telah menggunakan sosial media jadi banyak pengunjung yang datang karena merasa tertarik dengan harga serta fasilitas yang ditawarkan Taman Safari ini. Di taman safari prigen ini pemanfaatan kotoran satwa juga dilakukan untuk menambah pendapatan yang bisa digunakan untuk membeli vitamin untuk satwa. Salah satu pemanfaatan kotoran satwa yaitu kotoran gajah yang dijadikan biogas, dioleh menjadi papan partikel yang dapat dimanfaatkan untuk membuat furnitur dengan bekerja sama dengan pabrik pembuat furnitur. Selain itu, taman safari ini juga mendukung program pemerintah dalam pengembangbiakan jaliteng, yang merupakan perpaduan antara sapi bali dan banteng yang jika dijual akan memilik harga yang lebih banyak dari sapi lokal

Seteleh menerima materi, saya berserta rombongan kemudian melakukan tour keliling taman safari untuk melihat koleksi satwa yang ada disana. Kemudian setelah makan siang dan sholat kami menikmati berbagai pertunjukkan mulai dari Bird Show, Dog Show, Tiger Show serta yang terakhir adalah Temple of Terror. Keseluruhan acara berakhir pukul 17:00, dan kami semua bersiap untuk kembali ke Malang. Kami sampai di kampus dengan selamat sekitar pukul 19:00.

Demikian review saya dari rangkaian kegiatan project 4 kunjungan ke Taman Safari Indonesia II Prigen ini, semoga semua ilmu dan pengetahuan yang saya dapatkan selama perkuliahan Business Pratice 4 ini bisa bermanfaat untuk kedepannya. Aamiin.

Jangan lupa kunjungan website kampus kami di www.asia.ac.id

Terimakasih sahabat.. Assalamuallaikum wr.wb

Ini hasil dokumentasi selama kunjungan di Taman Safari Indonesia II Prigen







#kampuskeren
#bp
#businesspractice
#stieasia


Kamis, 24 Mei 2018



ARTIKEL PROJECT 3 PENGUSAHA SUKSES.


Assalamualaikum Wr,Wb
            Berhubungan dengan dipelajarinya kuliah BP4 saat ini, yang mempelajari tentang bisnis perusahaan Jasa, Retail dan Produksi. Tetapi kali ini saya akan membahas tentang Pengusaha Sukses yang minimal telah dilakukan selama kurang lebih 3 tahun. Dengan ini saya membuat artikel tentang materi yang sudah dipresentasikan oleh kelompok saya sendiri, yaitu seorang pengusaha sukses  yang wawancaranya dilakukan di BATIK BLIMBING MALANG.
Batik Blimbing Malang adalah salah satu batik tulis malang, yang masih diproduksi secara Home Industri yang membuat atau masih memproduksi sendiri dengan kain batik tulis khas malang yang berkualitas. Batik tulis malang ini beralamat di Jl. Candi Jago no.6 Malang – Jawa Timur.
Menurut ibu Ima (30) sebagai pengelola usaha Batik Blimbing, menjelaskan bahwa terdapat dua motif batik yang menjadi ciri khas Batik Blimbing. Diawali dengan motif buah Blimbing yang sesuai dengan nama usahanya yaitu batik blimbing malang.
Namun dengan berjalannya waktu, untuk mengangkat kota Malang yang juga terkenal dengan Topeng Malangan, sehingga kemudian dibuatlah desain motif batik Topeng Malangan sebagai icon Kota Malang. “Selain motif blimbing dan topeng Malangan, terdapat pula motif bunga dan juga ornamen,”lanjutnya.


Ibu Ima menceritakan bahwa usaha batik ini dirintis oleh Ibunya yaitu ibu Wiwik Niarti (51) pada tahun 2009. Dulu pada tahun tersebut Ibunya mengikuti pelatihan batik tulis di Blimbing yang diadakan oleh pemerintah. Pelatihan tersebut diadakan Pemerintah Kota Malang untuk meningkatkan potensi dan perekonomian warga Blimbing melalui Ibu-ibu PKK. Dari situ kemudian ibu Wiwik Niarti bersama dengan Ibu-ibu PKK yang lain memulai usaha Batik Tulis. 
Namun karena kendala personal dari Ibu-ibu PKK, akhirnya Ibu-ibu ini lepas satu persatu. Karena usaha batik tulis blimbing sudah berjalan, akhirnya ibu Wiwik Niarti pada sekitar tahun 2010 memberanikan diri untuk terus menekuni usaha batik tulis secara mandiri yang kini menjadi usaha keluarga.


Setiap anggota keluarganya memiliki tugas dan peran masing-masing. Ibunya selain sebagai pemilik, juga berperan sebagai desainer. Sedangkan Ayahnya bertugas sebagai administrasi dan ibu Ima berperan sebagai pengelola yang bertanggung jawab mulai dari produksi sampai dengan pemasaran, ucapnya.

Untuk cara pemasarannya sendirinya biasa menggunakan media online, pameran dan juga bekerjasama dengan pemerintah baik pemerintah daerah maupun pemerintah Provinsi. Untuk produksi Batik Tulis Blimbing selain sudah dipasarkan di wilayah Indonesia, juga sudah menembus pasar Thailand, Singapura dan juga Malaysia meskipun kapasitas pemesanannya belum terlalu banyak.


Karena Batik Blimbing merupakan Batik tulis yang biaya produksinya cukup tinggi sehingga harga kain batiknya lebih mahal dibanding jenis batik yang lain. 

“Harga satu potong kain batik dengan ukuran 225 cm berkisar Rp. 300.000 -500.000 per potongnya, untuk omzetnya sendiri per bulan kurang lebih Rp. 10.000.000,” jelasnya.
Selain menjual batik, ibu Ima juga sering mengadakan pelatihan pembuatah batik yang sering diikuti oleh orang-orang dari Mancanegara. “Banyak orang-orang dari Mancanegara yang sengaja datang kesini untuk belajar cara membatik,” ucapnya.

Selain itu untuk cerita manis dan pahitnya dari awal usaha ibu Ima ini yaitu, ibu Ima sendiri mengatakan kepada kami waktu kami mewawancarai nya beliau berkata bahwa tidak ada cerita yang pahit, semua cerita yang dialami oleh ibu Ima menurutnya manis semua. Ibu Ima berkata seperti itu mungkin, sebenernya untuk cerita pahit tetap ada didalam seseorang melakukan usaha namun oleh ibu Ima semua dari cerita pahit itu dijadikan manis dan dibuat sebagai pengalaman dan untuk menuntun kedepannya akan lebih baik mapun bagus lagi di kalangan masyarakat Blimbing sendiri, maupun manca negara.
Untuk memproduksi Batik Tulis Blimbing setiap harinya dia dibantu oleh delapan orang karyawan yang sebagian berasal dari masyarakat sekitar dan sebagiannya lagi dari Mahasiswa pekerja paruh waktu.

VISI :
Melestarikan dan mengedukasi semua kalangan masyarakat khususnya kalangan muda.

MISI :
-          Mengadakan pelatihan cara menenun batik.
-          Mengembangkan usaha yang sudah dikelola.

Menurut ibu Ima, apresiasi masyarakat Malang sendiri terhadap batik terutama batik tulis hingga saat ini masih kurang, sehingga kebanyakan pelangganya saat ini justru berasal dari luar kota. Meskipun sekarang cukup banyak terlihat anak-anak muda yang menggunakan batik, namun kebanyakan dari mereka menggunakan batik printing dengan harga yang dapat mereka jangkau. 
“Dimana batik printing sebenarnya bukan merupakan batik aslin buatan tangan, namun buatan mesin. Mesinnya sendiri kebanyak dibeli dari luar negeri, sehingga bisa dikatakan batik printing merupakan batik buatan luar negeri.

Dan ini pesan dari ibu Ima untuk pengusaha baru yang akan melakukan usaha, “Untuk calon pengusaha baru, yang pertama harus disiapkan adalah niat dan mental karena sebetulnya yang lebih pelu diperhatikan bukan persaingan di dunia usahanya, tetapi persaingan mental kita kuat atau tidak untuk menghadapi dunia usaha tersebut.”
Dan inilah sedikit review dari saya tentang Pengusaha Sukses  yang dilakukan oleh pengusaha Home Industri Batik Blimbing Malang. Semoga bermanfaat dan jangan lupa berkunjung ke website asia ya di www.asia.ac.id

#kampuskeren
#stieasia
#businesspractice
#bp
#malang




VLOG UAS INDIVIDU TAMAN SAFARI INDONESIA II.

Artikel Project 4 - Taman Safari Indonesia II Prigen - Business Practice 4 Taman Safari Indonesia II Prigen Pasuruan Assalamuall...